13 Mahasiswa UM Jambi Bersama Forum Rektor PTMA, Siap Pantau TPS Se-Provinsi Jambi Pada Pemilu 2024

Jambi – Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan lembaga terkait, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Masyarakat juga diharapkan memiliki peran yang aktif dalam menjalankan pengawasan dan pemantauan untuk memastikan pemilu berjalan dengan transparan dan adil.

Sebelumnya, Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bawaslu RI tentang partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan dan pengawasan pemilihan umum, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan wakil wali kota secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Forum Rektor PTMA, Prof. Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., IPM., ASEAN, Eng., dan Ketua Bawaslu RI, Rahmad Bagja S.H., LLM., dengan turut didampingi oleh 82 Rektor PTMA yang hadir di Gedung Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

MoU yang dilaksanakan oleh Ketua Umum Forum Rektor PTMA dengan Bawaslu RI merupakan niat baik agar proses pemilu pada 14 Februari 2024 dapat berlangsung dengan baik pula terutama dalam masa tenang dan pemungutan suara.

Universitas Muhammadiyah Jambi merupakan salah satu yang tergabung dalam Forum Rektor PTMA dan sebanyak 13 Mahasisa UM Jambi turun langsung dalam kegiatan exit poll dan quick count pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Se-Provinsi Jambi. Keterlibatan mahasiswa di lapangan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memantau proses demokrasi dan memberikan informasi yang akurat mengenai hasil suara.

Kegiatan exit poll dan quick count merupakan bagian penting dari upaya untuk memperoleh data hasil suara dengan cepat dan akurat, yang dapat memberikan gambaran awal tentang arah politik yang diambil oleh masyarakat. Mahasiswa UM Jambi yang terlibat telah menjalani persiapan dan pelatihan yang intensif untuk melakukan tugasnya dengan profesionalisme dan kecermatan.

Dalam hal ini, PIC Provinsi Jambi Yunie Rahayu, S.E., M.E yang juga merupakan dosen dari Universitas Muhammadiyah Jambi, menjelaskan bahwa mahasiswa akan didistribusikan ke berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Tugas mereka akan meliputi survei keluar bilik suara (exit poll) dan menghitung cepat (quick count), dimana mereka akan mengumpulkan data secara langsung dari pemilih yang telah memberikan suaranya.

“Partisipasi aktif mahasiswa UM Jambi dalam kegiatan ini adalah bukti nyata dari komitmen mereka untuk menjadi bagian dari proses demokrasi yang transparan dan partisipatif. Keberadaan mereka di lapangan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap proses pemilihan umum”tambahnya.

Selain 13 mahasiswa berasal dari UM Jambi, juga ada 1 orang mahasiswa dari UMMUBA, 1 orang mahasiswa dari Universitas Muara Bungo, 1 orang mahasiswa UIN STS Jambi, 1 orang mahasiswa STIA Sungai Penuh, 1 orang dosen STIE YA Bangko dan 1 orang Pemuda Muhammadiyah Tanjung Jabung Barat. Dengan keseluruhan 19 Interviewer Lembaga Survey Forum Rektor PTMA siap ditempatkan pada masing-masing TPS se-Provinsi Jambi.

Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi Hendra Kurniawan, S. Si., M. Si menyampaikan, dengan keikutsertaan para mahasiswa baik dari UM Jambi maupun dari perguruan tinggi lain diharapkan dapat menciptakan pemilu yang demokratis dan bertanggung jawab dalam keakuratan data serta dapat membangun kepercayaan masyarakat.
“Para mahasiswa yang terlibat dapat melihat kegiatan ini sebagai kesempatan untuk belajar secara praktis dan memperluas pengalaman dalam bidang demokrasi dan politik. Berharap bahwa keterlibatan langsung dalam pemantauan proses pemilihan umum ini akan menjadi langkah awal yang berarti dalam mengembangkan pemahaman tentang pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi dan bertanggung jawab untuk memastikan keakuratan data yang dihasilkan, sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat integritas proses pemilihan umum” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa, tidak hanya dalam hal pengembangan keterampilan riset dan analisis data, tetapi juga dalam memperkuat kesadaran akan pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi sebagai salah satu pilar utama kemajuan bangsa.


Serta

berharap bahwa keterlibatan mahasiswa UM Jambi dan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya dalam pemantauan proses demokrasi ini dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya dalam mendukung upaya memperkuat demokrasi di Indonesia. – Humas UM Jambi –

Leave a Reply

Translate »