


Jambi – Melimpahnya keanekaragaman hayati di Nusantara adalah anugerah bagi bangsa kita dan patut mendapatkan perhatian khusus agar eksistensinya tidak menurun. Kerusakan keanekaragaman hayati hingga saat ini masih terus terjadi sehingga banyak kepunahan yang terjadi pada satwa liar, dengan itu Pundi Sumatera Berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Jambi (UM Jambi) menggelar Talk Show bersama Mahasiswa Kehutanan dan Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) Provinsi Jambi dengan tema “Upaya Menyelamatkan Keanekaragaman Hayati: Upaya Bersama dalam Konservasi Satwa Liar dan Ruang Hidup di Provinsi Jambi” guna untuk memberikan pengetahuan dalam melindungi dan menjaga kelestarian tumbuhan dan satwa liar.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, (31/8) di Auditorium Lt. 6 Universitas Muhammadiyah Jambi yang dihadiri oleh Plh. Kepala Balai BKSDA Jambi, Jefriyanto, S. H. Wakil Rektor Bid. Kemahasiswaan, Kerjasama dan AIK UM Jambi Drs. Arman Syafa’at, M. M, Direktur TFCA Sumatera diwakili Dwi Pujianto, Serta rekanan dari Hutan Harapan, Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta dan Wahana Mitra Mandiri.
Drs. Arman Syafa’at dalam sambutannya menyampaikan pentingnya acara ini untuk kita ikuti dan pelajari bersama, tentang bagaimana upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dan mitra yang terlibat dalam konservasi ini serta langkah kita kedepannya untuk membersamai dalam pelestarian tersebut.
“Keberadaan keanekaragaman hayati ini sangat penting sekali terutama pada nilai dan manfaat yang disumbangkannya bagi kelangsungan hidup kita, tentu dengan demikian kita sebagai penikmatnya sama sama untuk menjaga dan melindungi keanekaragaman ini yakni dengan melakukan konservasi pada satwa liar dan tumbuhan” tuturnya
Kegiatan Talk Show dengan tema yang menarik ini banyak mengundang para narasumber terbaik dengan tema yang berbeda sebagai upaya dalam pembelajaran mahasiswa dan peserta untuk melestarikan keanekaragaman hayati khususnya di Provinsi Jambi.
Plh, Kepala Balai BKSDA Jambi, Jefriyanto S. H menuturkan dalam materi yang disampaikan nya bahwa tupoksi yang dilakukan pemerintah sudah banyak dilakukan untuk melakukan konservasi pada satwa liar dan tumbuhan yang ada di Provinsi Jambi
“Kami selalu berusaha untuk terus melakukan berbagai upaya dengan melakukan konservasi satwa liar dan tumbuhan agar tetap terjaga dan tidak mengalami kepunahan, hal itu juga berdasarkan pada tupoksi yang kami kerjakan yakni dimulai dengan penanganan, pengendalian habitat, pengendalian perdagangan dan pemburuan pada satwa liar ini pada masyarakat” ujarnya
Jefriyanto berharap agar masyarakat khususnya di Provinsi Jambi untuk terus bersama-sama dalam menyelamatkan keanekaragaman hayati khususnya di Provinsi Jambi ini, tambahnya.
Selain dari BKSDA sebagai pengisi materi, Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi Hendra Kurniawan,. S. Si., M. Si turut memberikan pengarahan dari segi pendidikan sebagai upaya konservasi satwa liar ini.
Hendra Kurniawan, S. Si., M. Si menyampaikan upaya yang dapat dilakukan pada bidang pendidikan yakni dengan menginsertkan pengetahuan mengenai konservasi satwa liar ini dalam mata kuliah, selain itu dapat melalui program MBKM dengan kegiatan praktisi mengajar yang dapat dilakukan oleh Organisasi yang terkait dalam bidang lingkungan atau NGO untuk memberikan pemahaman mengenai konservasi ini.
Hendra juga menambahkan bahwa dari kegiatan Talk Show yang menarik ini dapat diusulkan kepada pemerintah untuk menetapkan kebijakan-kebijakan dan menjadi naskah akademisi dalam mengupayakan konservasi pada satwa liar dari kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat pertambangan.
Kegiatan Talk Show yang berlangsung kurang lebih 5 jam ini diisi dengan pengarahan dari berbagai narasumber tentang upaya-upaya yang sudah dilakukan dan akan dilakukan untuk kedepannya seperti upaya penyelamatan ruang hidup gajah, inovasi teknologi pada satwa dan konservasi yang dilakukan bersama masyarakat. – Humas UM Jambi –



