Peringati Milad UM Jambi, Ketum PP Muhammadiyah hadir di Jambi

UM Jambi – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si mengunjungi Universitas Muhammadiyah Jambi ( UM Jambi ) pada tanggal 7 Juli 2022. Kedatangan beliau ke propinsi Sepucuk Jambi sembilan lurahadalah untuk memenuhi undangan UM Jambi dalam memperingati Milad UM Jambi yang ke tiga sekaligus meresmikan Suara Muhammadiyah Corner dan meresmikan gedung rektorat UM Jambi.

Kehadiran orang nomor satu di Muhammadiyah ini, didampingi oleh Rektor ITB Ahmad Dahlan, Dr. Mukhaer Pakkanna, SE., MM, dan Direktur Utama PT Syarikat Media/ Suara Muhammadiyah, Deni Asy’ari, MA dan disambut langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jambi, Suhaimi Chan, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Jambi, Dr Agus Salim, MAg, Sekretaris BPH UM Jambi, Ahmad Jumaedi, Rektor UM Jambi, Dr. Nurdin, S.E., M.E, Wakil Rektor 1, Dr. Irrmanely, S.E., M.E., Wakil Rektor 2, Dr. Indria Mayesti, S.E., M.E., Wakil Rektor 3, Arman Syafaat, M.M.

Resepsi peresmian SM Corner UM Jambi ditandai dengan pengguntingan pita oleh Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si bersama gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. di lantai satu UM Jambi, setelah penguntingan pita, acara dilanjutkan di Aula Auditorium UM Jambi.

Kedatangan rombongan PP Muhammadiyah bersama Gubernur Jambi dilantai auditorium UM Jambi di sambut oleh tamu undangan dari beberapa tokoh Jambi, seperti Walikota Jambi, Dr H Syarif Fasha, SE., ME, Bupati Bungo, H Mashuri, SP., ME. Acara yang dimulai dengan sambutan Rektor UM Jambi, Dr. Nurdin. S.E., M.E berjalan begitu hikmat dan penuh dengan kebahagaiaan.

Dr. Nurdin. S.E., M.E. mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah yang telah bersedia hadir memenuhi undangan UM Jambi. Selain itu beliau juga menyebutkan bahwa UM Jambi telah melalui perjalanan panjang, mulai dari STIE hingga sekarang menjadi Universitas Muhammadiyah Jambi yang telah memiliki dua fakultas, yaitu Ekonomi dan Bisnis serta Sains dan Teknologi. Sementara itu untuk SDM UM Jambi telah memiliki 13 Doktor selama 3 tahun dan kedepan akan terus bertambah.

“Baru 25 dosen dari 75 dosen yang lanjut studi s3, ada dosen yang berkeinginan untuk lanjut s3, kita minta tolong gubernur membantu SDM dosen di UM Jambi ini,” 

Gubernur Jambi, Al Haris, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UM Jambi karena telah ikut serta dalam upaya mencerdaskan putra – putri Jambi, ini ditandai dengan semakin majunya UM Jambi hingga mampu membangun gedung enam Lantai.

Beliau juga menyampaikan terimakasih kepada Muhammadiyah yang telah berperan aktif dalam memajukan kehidupan bangsa dengan cara mencerdaskan bangsa dengan membangun berbagai fasilitas baik pendidikan, kesehatan dan juga memiliki kepedulian sosial.

“Kita bangga dan support, karena keberadaanya jelas mencerdaskan putra putri di Jambi ini, Kami siap bersama Muhammadiyah membangun Jambi ini, apalagi bidang pendidikan dan kesehatan,” ucapnya.

Ia berharap kolaborasi kepada pemerindah daerah di propinsi jambi untuk selalu mensupport dan berkolaborasi dengan pimpinan daerah Muhammadiyah di masing-masing daerah. Sehingga Muhammadiyah dengan Pemerintah kedepannya akan mampu membangkitkan Pendidikan, Kesehatan dan ekonomi indonesia.

“Saya kira gerakan ini adalah gerakan moral yang mencerdaskan harkat dan martabat masyarakat Provinsi Jambi,” tutupnya.

Prof. Dr. H. Haedar Nashir dalam sambutannya mengapresiasi perkembangan UM Jambi, ini ditandai dengan dibangunnya gedung Rektorat enam lantai yang nanti akan diresmikan. selain itu beliau juga menyampaikan pesan yang sangat mendalam mengenai pengelolaan amal usaha Muhammadiyah. Paling tidak ada lima langkah yang harus dilakukan oleh AUM Agar menjadi maju dan unggu diantaranya adalah Pertama, harus memperkuat pondasi AUM yaitu dengan Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Kedua, harus mengedapkan sistem yang unggul, yang didasari denngan semangat good government. Ketiga, perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah akan lebih maju jika Tri Dharma perguruan tinggi diperkuat. Keempat, menguatkan sumber daya manusia. Dan kelima, berkolaborasi dengan pemerintah dan Lembaga termasuk perusahaan-perusahaan.

Puncak acara yang dilanjutkan dengan penekanan tombol dan pemotongan tumpeng berlangsung dengan penuh keharuan, dan akan dilanjutkan dengan berbagai seminar yang telah disusun oleh panitia.