Jambi – Untuk mendorong peningkatan kualitas, pengembangan diri dan kreativitas mahasiswa di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Jambi berdasarkan Permendikbud No.3 Tahun 2020 tentang SN-DIKTI yakni mencakup keterampilan umum dan khusus, maka dengan itu Universitas Muhammadiyah Jambi menetapkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi kurkulum wajib universitas dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Kegiatan Pembekalan KKN dilaksanakan pada Kamis, (15/6) di Auditorium UM Jambi dan dibuka langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi Dr. Nurdin, S.E.,M.E. selain itu dihadiri oleh Wakil Rektor I,II,III serta jajaran dan Tim Badan Pelaksana KKN TA 2022/2023.
Kegiatan KKN ini diikuti sebanyak 413 peserta, yang terdiri dari KKN Kelompok dan Mandiri. Kegiatan ini nantinya akan didampingi oleh 21 Dosen Pendamping Lapangan. Untuk peserta KKN Kelompok akan ditempatkan pada 3 Kecamatan yakni Kecamatan Maro Sebo, Kecamatan Kumpeh Ulu dan Kecamatan Sungai Gelam.
Ketua Pelaksana KKN, Deka Veronica dalam sambutannya menyampaikan kegaiatan KKN ini bertujuan untuk mengedukasi kepada mahasiswa agar berkontribusi pada permasalahan yang terjadi di masyarakat.
“Harapan kami, KKN ini dilakukan tidak hanya sekedar memenuhi tuntutan pelaksanaan kurikulum saja namun menjadi bukti nyata peran para cendekia muda dalam membangun kepedulian serta berkontribusi pada permasalahan yang terjadi di masyarakat.“ tuturnya
Rektor UM Jambi dalam sambutannya menyampaikan kegiatan KKN ini merupakan mata kuliah wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa, dan ini merupakan Angkatan pertama pelaksanaan KKN pada Mahasiswa 2019 setelah menjadi Universitas. Dengan adanya KKN ini baik Reguler atau Tematik, mahasiswa dapat berkolaborasi dan menyumbangkan pikirannya dengan membuat program-program yang dapat diterapkan pada masyarakat setempat.
“Adanya KKN ini, mahasiswa dapat menyumbangkan tenaga dan pikirannya dengan membuat program-program yang juga mendukung kegiatan pemerintahan. Seperti program stunting, yang saat ini terus diterapkan oleh pemerintah sebagai penanggulangan agar tidak terjadi gizi buruk pada masyarakat.” Ujarnya
Kegiatan Pembekalan KKN ini resmi dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi ditandai dengan ketukan sebanyak tiga kali.
Diakhir sesi sambutannya, Nurdin mengucapkan selamat kepada 413 peserta yang mengikuti KKN Mandiri dan Kelompok serta berpesan agar mahasiswa tidak keluar pada konteks yang telah ditetapkan, tetap menjaga nama baik kampus dan menciptakan program-program yang dapat mengedukasi serta memberikan manfaat pada masyarakat.
Selain itu, kegiatan pembekalan KKN ini dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang proses kegiatan selama KKN di masyarakat dan materi tentang Al-Islam Kemuhammadiyahan yang disampaikan oleh Drs. Arman Syafa’at, M.M.
Sebelum acara pembukaan ditutup, Tim Badan Pelaksana menyampaikan kepada para peserta KKN untuk bergabung dan saling berkoordinasi dengan Dosen Pendamping Lapangan secara berkelompok-kelompok untuk membentuk grup, membuat rancangan kegiatan selama KKN dan menentukan program-program yang akan dijalakan pada KKN di masyarakat kedepannya. – Humas UM Jambi –



